JAKARTA, TELISIK.ID - Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menyampaikan ada tiga penyebab utama tumbuh negatifnya perekonomian Indonesia.
Menurutnya, hal itu bisa dijadikan catatan penting pemerintah untuk diupayakan bersama memperbaiki ekonomi Indonesia di Tahun 2021.
Jika melihat data triwulanan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah negatif sejak triwulan empat 2019 hingga Kuartal II di 2020 yang negatif 5,3 persen.
“Kita menganalisis persoalan utama yang menyebabkan pertumbuhan negatif ini, yang pertama sudah jelas, yaitu penurunan daya beli konsumsi rumah tangga yang tercermin dari pertumbuhan negatif hingga mencapai minus 5,5 persen secara year on year, padahal kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB itu mencapai 57 persen,” kata Anis di Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Faktor ke dua menurut Anis yakni investasi yang turun 8,67 persen yoy, memberikan dampak yang sangat krusial ke pada persoalan ketenagakerjaan yang semakin sulit, sementara itu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang dirumahkan juga tinggi.
