"Kami akan menggugah hati mereka agar bersedia memberikan sebagian lahan mereka kepada Perusda. Target kami adalah mendapat sekitar 150 hingga 200 hektare," ujar Anton.

Lahan tambang tersebut kemudian akan diserahkan kepada putra-putra Kolaka Utara, masing-masing mendapatkan 5 hektare untuk dikelola di bawah pengawasan dan bimbingan Perusda.

Baca Juga: Pasangan Anton-Abbas Siapkan Beasiswa untuk 2.000 Pelajar Kolaka Utara

Jika terealisasi, program ini diyakini mampu mencetak 30 hingga 40 pengusaha muda yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan PAD Kolaka Utara.

Anton menjelaskan bahwa Perusda akan berperan sebagai pengatur, bukan penambang, dengan royalti sebesar 2,5 dolar AS.