"Peta kerawanan pangan dan cadangan pangan ini memang sudah ada dari Agustus," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menghidupkan lahan tidur yang ada di salah satu desa rawan pangan tersebut serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengolah lahannya dan ditanami beberapa jenis pangan lokal. (B)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Haerani Hambali