KENDARI, TELISIK.ID - Perizinan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Sultra oleh Pemerintah Provinsi menuai tanggapan dari akademisi dan aktivis di Sultra.
Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari, Dr. H. Herman, M.Pd.I menyampaikan beberapa point mengenai psikologi masyarakat yang mayoritas menolak hadirnya TKA China di Bumi Anoa.
"Kalau kita mau lihat kondisi sekarang kita harusnya tidak serta merta juga menerima TKA itu, dalam kondisi ketidak normalan di masa sekarang. Kedua kita harus melihat juga potensi putra daerah yang mungkin sudah banyak yang bisa dimanfaatkan, kalau TKA itu datang kan bisa memicu meningkatnya juga angka pengangguran yang ada di daerah kita sendiri," ungkapnya, Senin (15/6/2020).
Baca juga: Mulai Hari ini KPU Lanjutkan Tahapan Pilkada 2020
Herman juga menambahkan, pada perinsipnya adalah jika disetujui masuknya TKA China pemerintah harus juga memperhatikan prosedur yang ada.
