"Tujuannya yaitu untuk menyediakan dokumen yang ingin digunakan sebagai dasar untuk menyusun dan merumuskan kebijakan bidang kebudayaan," tuturnya.
Sementara itu, salah satu tim ahli penyusunan dokumen Indeks pembangunan Kebudayaan, Firman Alamsyah Mansur menjelaskan, saat ini IPK pembangunan kebudayaan di daerah eks pusat Kesultanan Buton itu terbilang masih rendah. Saat ini, kata Imran, IPK Kota Baubau masih diangka 49,81 persen berada di bawah target nasional yang mematok harus di atas angka 51,90 persen.
Baca Juga: Jadwal dan Rute Keberangkatan 11 Kapal Pelni dari Pelabuhan Murhum Baubau
Indikator dimensi ekonomi sosial dan budaya masih sangat rendah sebesar 7 persen.
Dimensi pendidikan juga masih rendah dengan presentase 65,56 persen. Indikator dimensi budaya masih rendah hanya 42,81 persen. Dimensi ekspresi budaya juga masih rendah hanya 22,15 persen. Sedangkan dimensi ketahanan sosial budaya sudah sangat baik sebesar 70,84 persen.
