"COVID positif itu adalah conform, sehingga membutuhkan isolasi RS atau rumah isolasi di bawah pengawasan tim medis yang ketat," jelasnya.

Untuk penanganan pasien di RS Muna, dilakukan oleh tiga dokter ahli yakni, dokter ahli penyakit dalam, ahli gizi klinik dan ahli radiologi. Dalam penanganannya sudah buktikan bahwa 80 persen dari mereka yang dirawat ada superinfeksi leukositosis dan pneumonia, meski hanya batuk ringan dan tidak mengeluhkan sesak napas.

Dari temuan klinis laboratorium dan rontgen torak (dada) dapat diberikan obat yang sesuai, selain multivitamin dan anti virus.

"Infeksi virus SARS-CoV-2 belum ada obat defenitifnya, maka kesembuhan pasien tergantung strategi yang diambil oleh tim medis yang merawatnya," pungkasnya.

Reporter: Naryo