Trinop merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan pada Pemilu Legistatif 2024 dia bertarung di Kota Kendari. Berdasarkan hasil pemilu, Trinop menjadi pemenang kedua atau peraih suara terbanyak kedua di internal PDIP.

Dalam orasinya Trinop mengutip sebuah cerita tentang wanita, sandal jepit dan mahkota, dimana ada seorang lelaki yang berkata: "wanita itu seperti sandal jepit, ia akan diganti dan dibuang saat ditemukan sandal lain yang lebih bagus dan pas."

Mendengar hal itu, cerita Trinop, seorang kakek tua yang duduk di sebelahnya berkata : "itu karena kamu menganggap dirimu sebagai kaki, ceker.”

“Tapi bagiku, wanita itu seperti mahkota yang kuletakkan di atas kepala, kuhormati, kurawat dan kujaga sepenuh hati, takkan pernah kuganti, itu karena kuanggap diriku sebagai raja,” cerita Trinop.  

Sesungguhnya, kata Trinop, saat seseorang memperlakukan orang lain dengan buruk, karena memang dasarnya dia menganggap dirinya sendiri juga buruk. Sesungguhnya manusia tanpa kaki masih bisa hidup, tapi tanpa kepala ia takkan lagi bernyawa.