KENDARI, TELISIK.ID - 17 kelurahan di Kota Kendari mendapatkan bendera hitam, sebagai tanda menjadi kelurahan terkotor, pada lomba kebersihan tingkat Kota Kendari. Penyerahan bendera hitam diberikan langsung oleh Pj Wali Kota Kendari pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, di lapangan upacara kantor Balai Kota Kendari, Senin (22/5/2023).
Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, mengancam akan mengganti 17 lurah tersebut, kecuali sejumlah lurah yang baru menjabat 2 bulan terakhir. Namun mereka diberikan kesempatan selama satu bulan untuk berbenah. Jika tidak ada perubahan, mereka juga akan mendapatkan sanksi serupa.
Asmawa Tosepu menegaskan, 17 lurah tersebut merupakan contoh pemimpin yang buruk. Mereka tidak punya inovasi sehingga kelurahannya menjadi yang terkotor.
"Tidak mungkin mereka tidak bisa, karena 48 lainnya bisa, dari 65 kelurahan 17 kelurahan ini bagi saya tidak ada ruang diskusi untuk ini, kecuali semuanya tidak bisa," tegasnya dengan nada keras.
Baca Juga: Hadapi Penilaian Adipura, Pemkot Kendari Aktifkan Satgas Kebersihan
