TOKYO, TELISIK.ID - Jika mendengar kata Jepang, mungkin salah satu hal identik yang terlintas di benak kita tentang negara ini adalah industri film pornonya. Jepang dikenal negara yang laris menjual film pornonya hingga punya kontribusi besar terhadap PDB negara sakura tersebut.
Meski begitu Jepang baru-baru ini dilabel sebagai negara yang dilanda resesi seks karena tingkat kelahirannya yang sangat rendah. Orang-orang tentu akan berpikir, bagaimana bisa negara industri porno seperti Jepang mengalami resesi seks, yang diartikan masyarakatnya enggan berhubungan seks.
Dilansir dari Inet.detik.com, tak sedikit warganya enggan menikah atau terlibat dalam hubungan intim. Menurut survei tahun 2017 oleh National Institute of Population and Social Security Research, sebanyak 27,6% pria lajang dan 22,6 persen wanita lajang tak tertarik menjalin hubungan dengan lawan jenis.
Baca Juga: Giliran Singapura Dilanda Resesi Seks, Tahun Macan Jadi Alasan
Para peneliti menyebut sebagian orang Jepang tak tertarik pada seks, malah mungkin memiliki keengganan untuk itu.
