Terkait dengan logistik pilkades, secara keseluruhan telah tersedia. Tinggal dilakukan pendistribusian saja.
Baca Juga: Jumat Berkah, Pj Bupati Jemput Aspirasi Masyarakat Talaga Raya
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Muna, Mohamad Ikhsanuddin menyayangkan adanya penundaan pemungutan suara pilkades. Sebab dampak dari penundaan itu menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat dan para calon kades.
Dewan pun tidak akan tinggal diam melihat kondisi itu. Dewan telah mengagendakan akan mengundang pemerintah kabupaten (pemkab) bersama desk pilkades guna mempertanyakan alasan penundaan itu.
"Kita akan rapat internal di komisi. Setelah itu baru kita panggil pemkab dan desk pilkades. Persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena bisa menimbulkan kerawanan," pungkasnya. (A)
