Untuk diketahui, saat ini kepemimpinan Kolaka Timur dipimpin Pelaksana harian (Plh) Bupati setelah Bupati Andy Meria Nur terjerat OTT KPK pada 22 September 2021 dan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap.

Sementara pada saat OTT Andi Merya kursi Wakil Bupati Koltim masih kosong.

Hal itu disebabkan Andy Merya yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati naik jabatan menjadi Bupati setelah Bupati Samsul Bahri Madjid meninggal dunia pada 19 Maret 2021.

Selain PAN, Partai koalisi Samsul Bersama Merya (SBM) yakni Demokrat, Gerindra dan PDIP juga mengusulkan jagoannya. (C)

Reporter: Musdar