“Jembatan ini adalah satu-satunya akses bagi kami untuk membawa hasil tangkapan laut ke pasar. Kami harus hati-hati melintas, takut ada yang jatuh,” ungkapnya.
Masyarakat, terutama yang tinggal di pesisir, sangat berharap adanya perbaikan infrastruktur tersebut, dan optimis bahwa perubahan akan terjadi jika Rahmatnya Muna terpilih.
Selain itu, mereka juga mengeluhkan kondisi jalan di lorong Kelurahan Tampo yang belum mendapatkan perhatian. Meskipun jalan utama terlihat baik, kondisi jalan di bagian dalam sangat memprihatinkan.
Menanggapi keluhan tersebut, LM Rajiun Tumada mengakui pentingnya perbaikan jalur setapak dan jembatan untuk kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kerusakan sepanjang 600 meter dari jalan pelabuhan hingga ujung jembatan perlu segera ditangani.
Baca Juga: Kampanye ASR - Hugua di Pulau Batu Atas: Mau Bangun Dermaga, Pasok Listrik hingga Internet
