Kata dia, warga setempat sudah sangat resah dengan aksi bentrokan itu. Apalagi, yang mendapat dampak dari peristiwa tersebut adalah masyarakat setempat.

Baca Juga: Target 34.793 Anak, Vaksinasi COVID-19 Dimulai Besok

Bahkan tak tanggung-tanggung, aksi saling serang antar kedua kelompok bertikai ketika bentrokan pecah, menggunakan senjata tajam.

"Kalau mereka baku hambur, pakai parang. Makanya kita resah juga di sini," kesalnya.

Ia berharap pihak terkait termasuk para orang tua lebih meningkatkan lagi pemantauan terhadap anaknya. Memberikan pemahaman dan edukasi untuk menuju ke arah yang lebih baik. Sebab anak adalah aset bangsa dan daerah di masa depan kelak.