BAUBAU, TELISIK.ID – Jalan tanggul di Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, terancam amblas akibat tanah yang retak.

Warga yang bermukim di sekitar jalan tersebut, berinisiatif menghalang jalan tersebut dengan memasang pot bunga dan kayu panjang di sekitar lokasi retaknya tanggul.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Bataraguru, Abdul Razak SE mengatakan, kondisi jalan retak sudah dilaporkan dari tahun 2020 ke pihak BPBD dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Baubau, untuk melakukan langkah penanggulangan.

“Terkait keretakan yang di tanggul Bataraguru sudah dilaporkan kepada instansi terkait, ternyata lokasi yang retak itu masuk dalam proyek kampung wisata melalui program Kotaku (Kota tanpa kumuh), yang dibiayai oleh Bank Dunia. Dalam hal ini Dinas Perumahan yang akan melakukan perbaikan pada kerusakan tanggul tersebut. Jangan sampe ada tumpang tindih dalam pengerjaannya nanti,” terang Abdul Razak saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (05/03/2020).

Sementara itu, Kadis Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Baubau, Yulia Widiarti menyampaikan, rencana perbaikan tanggul sejatinya dapat disertakan ke dalam RAB pengerjaan program Kotaku.