Akibatnya, harga kebutuhan pokok seperti beras 50 kilogram mencapai Rp 600.000 sampai Rp 700.000. Tidak hanya beras, kebutuhan lainnya juga ikut naik," kata Rijelaeni, Rabu (11/8/2021).
.jpeg)
Kerusakan akses jalan tersebut, tidak hanya berimbas pada sektor ekonomi. Tapi juga berimplikasi di sektor pelayanan kesehatan masyarakat setempat dan pendidikan anak-anak.
"Rusaknya jalan juga menyulitkan proses evakuasi warga yang sakit atau ibu yang mau melahirkan menuju puskesmas. Harus menggunakan mobil dump truck atau mobil hardtop," bebernya.
Ironisnya, kerusakan tersebut sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra seakan-akan menutup mata.
