Saat menjawab pertanyaan media mengenai kesulitan tes, Jayadin mengatakan, “Tes kejiwaan memang cukup sulit karena harus mengisi lembaran tes yang kecil-kecil, dan saya harus menggunakan senter untuk melihat dengan jelas, mungkin karena lampu ruangan kurang terang.”

Sementara itu, Deni Germanto, yang berpasangan dengan Jayadin dan baru pertama kali mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah, juga menjalani pemeriksaan dengan lancar.

“Ini bukan kali pertama saya melakukan tes seperti ini. Saya pernah menjalani tes serupa beberapa kali saat masih menjadi anggota Polri,” ujarnya dalam konferensi pers.

Baca Juga: Pasangan Anton-Abbas Resmi Daftar Pilkada Kolaka Utara 2024, Minta Pendukung Jaga Kamtibmas

Hasil tes kesehatan ini akan menjadi salah satu faktor penentu apakah pasangan ini dapat melanjutkan langkah mereka dalam Pilkada Kolaka. Jika dinyatakan sehat dan memenuhi semua persyaratan, mereka akan melangkah ke tahap berikutnya, yaitu penetapan sebagai calon resmi oleh KPU.