JERUSSALEM, TELISIK.ID - Jet Israel menargetkan sekolah di Gaza yang diklaim sebagai kompleks Hamas, mengakibatkan tewasnya 27 warga sipil yang mencari perlindungan, Kamis (6/6/2024).

Israel menyatakan bahwa sekolah PBB di Nuseirat, Gaza Tengah, telah digunakan sebagai pos komando Hamas. Serangan ini terjadi di tengah-tengah perang yang berlangsung selama delapan bulan, yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Mengutip Reuters.com, Ismail Al-Thawabta, direktur kantor media pemerintah yang dikelola Hamas, membantah klaim Israel. Ia mengatakan bahwa Israel menggunakan kebohongan terhadap opini publik melalui cerita palsu untuk membenarkan tindakan brutal mereka terhadap para pengungsi.

Menurut Thawabta, serangan ini hanyalah dalih Israel untuk melakukan kekerasan lebih lanjut terhadap warga sipil tidak bersalah. Militer Israel menyatakan bahwa sebelum serangan dilakukan, mereka telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko korban sipil.

Baca Juga: Israel Dikeroyok Negara Arab Lima Juni 1967, Tanah Diklaim Hadiah dari Inggris Setelah Kekaisaran Ottoman Runtuh