KENDARI, TELISIK.ID - Generasi milenial memiliki peran yang semakin signifikan dalam pembangunan dan kemajuan daerah. Partisipasi aktif milenial dan Gen Z dalam proses pemilihan, menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pemilihan kepala daerah.

Menurut data terbaru dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara, jumlah pemilih dari generasi milenial (lahir tahun 1981-1996) dan Gen Z (lahir tahun 1997-2012) mencapai lebih dari 60 persen dari total pemilih di daerah ini.

Lebih rinci, generasi milenial terdiri dari sekitar 35 persen pemilih, sementara Gen Z mencakup sekitar 25 persen dari daftar pemilih tetap. Data ini menunjukkan betapa pentingnya suara milenial dan Gen Z dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Koordinator Sahabat Milenial Sulawesi Tenggara, Muh. Bissabir, menekankan pentingnya keterwakilan milenial dalam pemilihan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Generasi milenial adalah aset berharga bagi Sulawesi Tenggara. Dengan jumlah yang signifikan dan potensi yang luar biasa, milenial harus memiliki perwakilan yang kuat di pemerintah daerah," ucap Bissabir.