KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kolaka Utara (Kolut) disarankan menggali nilai-nilai kearifan lokal untuk dijadikan motif khas kerajinan daerah, khususnya motif kain batik.

Pesan tersebut disampaikan Ibu Gubernur Sultra, Agista Ariany Ali Mazi, saat melihat langsung hasil kerajinan tangan masyarakat Kolut yang dipamerkan di gedung Dekranasda Kolut usai melakukan supervisi di gedung PKK, Kamis (3/6/2021).

Penggerak PKK Kolut diketuai oleh Andi Nurhayani Nur Rahman, yang sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kolut.

"Kolaka Utara ini kabupaten baru, jadi masih sedang mencari identitas diri. Olehnya itu, ada beberapa hal yang bisa saya sampaikan agar daerah ini bisa berkembang, khusus aspek kerajinan tangan," kata Agista.

Pertama, kata dia, menggali nilai-nilai budaya atau kearifan lokal melalui seminar yang dihadiri tokoh masyarakat dan budayawan yang betul-betul mengerti sejarah daerah ini.