"Kami memodifikasi ruang bersalin untuk menampung pasien umum yang belum mendapatkan kamar. Pasien yang menular tetap diisolasi," jelasnya.
Ia mengungkapkan, pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memanfaatkan puskesmas yang ada. Pasien yang masih dapat dirawat di puskesmas ditangani di sana, kecuali jika membutuhkan spesialis atau pemeriksaan laboratorium, baru dirujuk ke BLUD Kabupaten Konawe.
Humas BLUD RS Konawe, Hasran, menjelaskan bahwa sejak beberapa hari lalu RS tersebut mengalami lonjakan pasien yang signifikan. Akibatnya, sejumlah pasien tidak mendapatkan kamar. Meskipun demikian, layanan tetap tersedia.
"Pelayanan tetap berjalan meskipun situasi di rumah sakit sangat padat sejak Senin. Kami akan memindahkan pasien yang sudah diizinkan pulang oleh dokter untuk memberikan ruang kepada pasien baru," ungkapnya.
Hasran juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pembesuk dan pasien itu sendiri akibat situasi ini.
