Budiman berharap, partisipasi dari berbagai pihak yang terlibat dalam Kampung Zakat dapat berlanjut, guna mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah ini.

Budiman juga mengharapkan bahwa pemberdayaan melalui zakat dapat berdampak positif pada pemulihan ekonomi keluarga, yang pada gilirannya akan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Saleh, mengungkapkan bahwa Desa Bola di Kecamatan Batauga dipilih sebagai desa percontohan untuk Kampung Zakat.

Salah satu indikatornya adalah jumlah kepala keluarga (KK) miskin yang cukup banyak di desa tersebut, dengan lebih dari 100 KK.

"Kita jadikan Desa Bola sebagai desa percontohan. Salah satu indikatornya untuk menjadi kampung zakat adalah jumlah KK miskin yang minimal 100 KK," ujar Saleh.