Ia juga mempertanyakan kembali soal pernyataan para mantan pengurus yang mengatakan tidak prosedural terkait pergantian tersebut.

"Apakah Ketum Surya Paloh dan Sekjen yang menandatangani SK itu tidak prosedural? Yang benar saja lah," cetusnya.

Tugas sebagai kader NasDem, kata Muttaqin, yakni taat dan patuh serta menjalankan keputusan partai. Bukan malah menolaknya.

"Kalau secara pribadi saya tersinggung atau secara kepartaian NasDem Konawe, saya bisa memberi mereka sanksi dengan mencabut KTA mereka semua. Tapi saya masih mentolerir mereka," tegasnya.

Muttaqin mengaku telah menghubungi pimpinan lama, Rasing, untuk bersama-sama membangun NasDem Konawe, terlebih menjelang Pilkada 2024.