WAKATOBI, TELISIK.ID - Masyarakat Wakatobi mengeluhkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium mengalami kenaikan harga beberapa hari terakhir.
Hal itu terjadi karena pasokan bensin yang ada di empat APMS di Pulau Wangi-Wangi sebagai ibukota kabupaten mengalami kekosongan.
Akibat kelangkaan itu, para pedagang eceran yang biasa menjual bensin dengan harga Rp 10 ribu per liter, kini mengalami kenaikan beberapa kali lipat menjadi Rp 25 ribu - Rp 40 ribu.
Kapolres Wakatobi, Suharman Sanusi mengungkapkan, kelangkaan tersebut disebabkan kapal yang digunakan untuk mengangkut BBM milik salah seorang pengusaha APMS di Wakatobi, H. La Nane ditahan oleh Pol. Air Baubau dan Direktorat Pol. Air Polda Sultra.
"Jadi informasi awal tanggal 30 Desember 2020 itu katanya ada masalah, yaitu kapalnya ditahan oleh Pol. Air Baubau dan Direktorat Pol. Air Polda Sultra," terang Suharman Sanusi, Minggu (3/1/2021).
