KENDARI, TELISIK.ID - Kasus kekerasan anak di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun 2019.

Meningkatnya kasus tersebut sekaligus menempatkan Kota Kendari di posisi atas jumlah kasus kekerasan anak dan perempuan tertinggi di Sultra.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sultra, pada tahun 2020, dari 17 kabupaten/kota di Sultra, Kota Kendari paling banyak melaporkan kasus kekerasan yakni 48 laporan dengan rincian 22 kekerasan fisik, 11 psikis, 16 seksual, dan 6 penelantaran.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, sedikit banyaknya kasus kekerasan akan selalu  disikapi dengan serius oleh Pemerintah Kota.

Sebagai bentuk keseriusan dari pemerintah melalui Dinas Perlindungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari membentuk tim jika terjadi kasus kekerasan terhadap anak maupun perempuan.