"Masih banyak desa dan kelurahan yang menjadi locus, hal ini yang membuat kita harus turus melakukan intervensi agar kedepan jumlah kasusnya menurun," terangnya.

Baca Juga: 2021, Polres Konawe Tangani Kekerasan pada Anak Didominasi Kasus Persetubuhan

Prevalensi stunting, lanjut Lumban, bisa saja naik turun, tergantung intervensi. Untuk itu, dibutuhkan bukan saja peran Dinkes, namun 14 OPD lainnya untuk memenuhi variabel penyediaan air bersih, penataan pekarangan, penyuluhan calon pengantin, ketersediaan administrasi kependudukan dan sanitasi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muna, Yanti Setiawati Rusman menerangkan, sebelum ditunjuk menjadi duta stunting, apa yang menjadi program kerja PKK berhubungan dengan pencegahan stunting.

Dimana diantaranya, kerap melakukan lomba cipta menu kesehatan berdasarkan standar stunting se-kabupaten.