Dalam situasi genting itu, ia langsung berinisiatif mematikan aliran gas untuk mencegah kemungkinan ledakan.
“Di lantai satu memang tidak ada aliran gas, tetapi saya khawatir api akan menyebar ke lantai dua dan bagian bawah gedung,” tambahnya.
Alarm kebakaran pun berbunyi, menandakan keadaan darurat. Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Junaidin Umar, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 06.30 pagi.
Baca Juga: Ledakan Besar Awali Kebakaran The Park Kendari, Kerugian Miliaran Rupiah
“Begitu menerima laporan, kami segera mengerahkan seluruh armada untuk memadamkan api,” kata Junaidin.
