Api dengan cepat membakar salah satu jerigen, menyebabkan ketiganya panik dan berusaha memadamkan api dengan air dari sumur yang berada dekat rumah. Namun, upaya tersebut justru memperbesar kobaran api dan menyebar ke bagian dalam rumah.
“Saat kebakaran terjadi, Ridwan dan istrinya, Erniwati, sedang makan di dapur. Mereka segera bergegas keluar setelah mendengar teriakan anak-anak,” ungkap Lastari, Rabu (30/10/2024).
Ridwan sempat memeriksa keberadaan anak-anaknya di dalam rumah, namun mendapati mereka sudah keluar. Erniwati berhasil menyelamatkan sebagian dokumen penting sebelum meninggalkan rumah.
“Anak korban, Rabka Rido (15), yang berada di teras, mengalami luka bakar di paha belakang dan betis saat mencoba mencari adik-adiknya di dalam rumah yang sudah terbakar,” kata Lastari.
Upaya pemadaman dilakukan oleh warga setempat bersama petugas kepolisian dengan peralatan seadanya, memanfaatkan air sumur.
