"Ujungnya dililitkan pada rangka atap rumah dan posisi korban dalam keadaan kaki terlipat ke belakang, setengah jongkok dan telah kaku, disekitar TKP terdapat kursi plastik dan tongkat milik korban," ujarnya.
Melihat orang tuanya sudah tewas, selanjutnya anak korban memanggil rekannya berinisial A dan saudara berinisial S yang berada di luar rumah untuk membantu menurunkan korban dari jeratan kain di lehernya.
Sementara menurut keterangan anak korban berinisial N mengatakan, orangtunya telah 2 tahun menderita sakit asam urat dan reumatik sehingga untuk berjalan menggunakan alat bantu tongkat.
"Ibu kami, istri almarhum ini telah meninggalkan rumah sejak tahun 2011 dan tinggal menetap di Kabupaten Bombana, namun sewaktu-waktu datang mengunjungi kami anak-anaknya di Kecamatan Abeli," ucapnya.
Ia juga mengatakan, sebelumnya korban tinggal bersama 2 orang anaknya yang lain berinisial N (23) dan sebulan lalu ke Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan, ke rumah tantenya untuk membantu memetik cengkeh, sedang kakaknya berisinial N (32) sudah 3 hari pindah rumah ke Kelurahan Anggalomelai Kecamatan Abeli.
