WAKATOBI, TELISIK.ID - Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, memiliki satu suku yang berada di Desa Mola Raya yaitu suku Bajo. Suku Bajo dengan gaya hidup yang unik, menarik untuk diketahui.

Suku Bajo merupakan suku nomaden yang hidup di atas laut. Gaya hidup sederhana, rumah tersusun dari kayu - ada juga dari batu dan semen - yang mengapung, dengan tiang-tiang tertancap di dasar laut.  Berenang, memancing atau mencari ikan dan biota laut lainnya dan sekedar bermain dengan sampan, merupakan aktivitas sehari-harinya. Laut menjadi bagian penting dari hidup mereka.

Dikenal sebagai pengembara laut, saat laut dengan gelombang tinggi pun mereka tetap melakukan kegiatannya. Ketika berkunjung ke suku Bajo, tidak hanya kaum laki-laki yang melakukan pencarian ikan, tapi terlihat juga ibu-ibu tangguh mengayun perahunya mencari ikan.

Salah seorang warga suku Bajo, Tisa mengungkapkan, mata pencaharian mayoritas masyarakat suku Bajo adalah nelayan. Mengandalkan kekayaan hasil laut dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari meski saat cuaca buruk.

"Saat gelombang laut tinggi dan angin kencang, ada beberapa yang tetap mencari ikan," ungkap Tisa.