Selain langka dan mahal, gas LPG 3 Kg juga tembus Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu. Beberapa tempat agen penukaran gas 3 Kg memang kehabisan stok, namun mereka enggan berikan komentar terkait mahalnya gas tersebut.

Hal serupa juga dialami oleh mahasiswa UHO, Syakirah yang menyebut sudah beberapa hari keliling dengan tabung gasnya namun tak membuahkan hasil.

"Ke pasar panjang, pasar Anduonohu, bahkan sudah keliling di depan dan belakang kampus juga nda ada," keluhnya.

Sebagai mahasiswa yang berupaya menghemat pengeluaran di tengah kelangkaan gas se-Kota Kendari. Ia mencari alternatif lain menggunakan minyak tanah dan terkadang memasak menggunakan rice cooker.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae menanggapi terkait kelangkaan gas elpiji 3 Kg.