YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Masyarakat Jawa atau Yogyakarta sudah familiar dengan kembang leson. Racikan tersebut umum ditemui di pasar tradisional yang ada di Yogyakarta.
Biasanya, kembang leson digunakan untuk mandi oleh pasien yang baru sembuh dari sakit. Manfaatnya, dapat memberikan efek emosi semangat dan segar, menstimulasi hormon atau enzim, menstimulus otak menjadi tenang serta mengandung senyawa dengan aktivitas antioksidan.
Dijelaskan Ambar Pratiwi, M.Sc selaku dosen Prodi Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kembang leson adalah racikan yang terdiri atas aneka rempah-rempah seperti cengkeh, jinten, pala, secang, rimpang temu lawak, temu giring, bangle, aneka dedaunan seperti pandan, jeruk, salam serta aneka bunga mawar, kenanga, melati dan kantil.
"Semua bahan itu diseduh dengan air hangat, kemudian digunakan untuk mandi," kata Ambar Pratiwi yang menerangkan efek ramuan ini dapat memberi kesegaran dan bau wangi.
Ambar Pratiwi, yang pernah melakukan riset tentang kembang leson mengatakan, proses penyeduhan kembang leson dengan air hangat akan menghasilkan minyak atsiri yang memberikan aroma tertentu dan khas dari tumbuhan.
