"Minyak tersebut memiliki sifat mudah menguap dan mudah larut dalam pelarut organik," katanya.

Baca juga: Awas, Orang Stres Berisiko Terpapar COVID-19

Menurutnya, minyak atsiri paling banyak dijumpai pada tanaman aroma terapis yang tumbuh di negara tropis dan mediterania.

Dari hasil risetnya ditemukan potensi kembang leson, yakni mampu meredam radikal bebas, antibakteri dan menghasilkan efek relaksasi.

Diperoleh 50 senyawa minyak atsiri dari hasil penelitian terhadap kembang leson. Adapun jenis atsiri yang paling tinggi kadarnya adalah camphene, benzene, metil cymene, camphor, cyclohexane methanol dan curdione.