"Forum Kota Sehat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya dan berpartisipasi secara aktif dalam menentukan arah prioritas perencanaan pembangunan yang mengintegrasikan berbagai aspek," harapnya.

Baca Juga: 4 Sekolah di Sulawesi Tenggara Raih Penghargaan Adiwiyata KLHK RI

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg. Rahminingrum menjelaskan, Kota Kendari sudah mendapatkan predikat kota sehat sejak tahun 2011 dengan kategori swasti saba padapa hingga kategori tertinggi swasti saba wistara tahun 2017 dan tahun 2019. Namun sayangnya tahun 2021 Kota Kendari dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga tidak mengikuti penilaian kota sehat.

"Tujuan utama dari program kota sehat tidak hanya terletak pada diterima atau tidak diterimanya penghargaan, penyelenggaraan kota sehat bukan hanya menitikberatkan pada hasil atau target indikator pencapaian semata namun proses yang dijalankan secara terus menerus yang dimulai dari kegiatan prioritas bisa menumbuhkan energi positif," jelasnya.

Untuk diketahui, penilaian kota sehat meliputi sembilan tatanan dengan 312 indikator, terdiri dari 77 indikator pokok dan 235 indikator pendukung. Untuk bisa meraih kategori swaba wistara Kota Kendari harus memenuhi minimal 90 persen kategori yang telah ditetapkan. (A)