KENDARI, TELISIK.ID - Bulan puasa ternyata tak memberi pengaruh bagi bisnis prostitusi di Kota Kendari. Masih ada saja yang tergiur menjalankan pekerjaan haram itu.

Sebut saja Melati (nama disamarkan) seorang pekerja seks komersial (PSK) yang sudah satu tahun bekerja di bisnis ini. Lagi-lagi tuntutan ekonomi menjadi pengaruh utama ia harus merelakan tubuhnya ke pria hidung belang.

Tanpa terkecuali saat bulan ramadan. Walaupun terkadang dengan berat hati menjalani pekerjaan yang ia lakoni saat ini.

Baca Juga: Kendari Undercover: Wanita Ini Pilih Jual Diri Ketimbang Merugi dalam Dunia Pacaran

"Kalau puasa tetap kita puasa juga walaupun tidak full," katanya.