Mika mengaku kesulitan untuk mengisi waktu luangnya selama ramadan karena tidak bisa bekerja di THM. Padahal, pekerjaannya di sana cukup menghasilkan uang, bahkan hingga jutaan rupiah per malam. Namun, ia memiliki kecanduan bermain game online yang cukup parah dan seringkali kalah saat bermain. Kekalahan itu membuatnya merasa terpanggil untuk menebusnya.
"Ketika saya kalah, saya merasa harus membayar. Saya harus menangis dulu sebelum membayar," ungkap Mika dengan suara lirih, Sabtu (1/4/2023).
Mika bahkan tidak segan-segan untuk bersetubuh dan menjual diri dengan lelaki yang menurutnya menarik, hanya untuk menebus kekalahan dalam game online tersebut. Baginya, uang bukanlah hal yang utama, melainkan kepuasan dalam bermain game.
"Saya tidak peduli dengan uang. Saya hanya ingin menang dalam game dan merasakan kepuasannya," lanjutnya.
Meski begitu, di bulan ramadan ini, Mika agak menghindari perbuatan tersebut dan berusaha untuk lebih mendekatkan diri dengan agama. Ia selalu mengenakan pakaian natural dan berusaha menghindari pakaian yang terlalu menonjolkan bentuk tubuhnya.
