SURABAYA, TELISIK.ID - RUU Sisdiknas (sistem pendidikan nasional) yang saat ini dibahas di DPR RI dinilai masih belum maksimal dalam memberikan kesejahteraan guru dan dosen di Indonesia.
Pasalnya, keberadaan tunjangan guru dan dosen di RUU tersebut terancam dihapus bahkan tak masuk dalam pembahasan RUU Sisdiknas.
Ketua Golkar Jawa Timur, Sarmuji mengatakan, pihaknya berharap agar tunjangan kesejahteraan tersebut idealnya masuk dalam UU Sisdiknas untuk memberikan ketenangan para guru dan dosen.
"Biar mereka tenang mengajarnya dan mencurahkan waktunya penuh untuk memberikan pembelajaran kepada muridnya," jelasnya, Minggu (11/9/2022).
Anggota DPR RI ini mengatakan, Partai Golkar tidak ingin kejadian 20 tahun lalu terulang kembali saat para guru dan dosen tak konsentrasi dalam memberikan pembelajaran.
