Jurusan yang dimaksud yakni Pemrograman Embedded System Berbasis IoT, TIK/Junior Mobile Programmer, TIK/Desainer Multimedia Muda dan Barista.

"Karena jurusan yang kami tawarkan adalah jurusan yang selama ini belum pernah ada di Kota Kendari, dan jumlah peserta (kuota) sangat dibatasi hanya delapan orang saja, namun antusias masyarakat sangat tinggi. Karena itu, kami meminta agar kuotanya ditambah hingga sembilan orang dan pihak BBPVP Bekasi menyahuti permintaan tersebut," kata Haris Sahido.

Baca Juga: Dua Tahun Terbengkalai, SMKN 4 Kendari Harap Bantuan Dikbud Renovasi Ruang Praktikum Kriya Kayu

Salah seorang peserta, Firman mengaku sangat bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta. Pasalnya, seluruh akomodasi dan transportasi selama pelatihan di Bekasi, ditanggung oleh pemerintah pusat.

Selain itu, semua jurusan dalam pelatihan yang ada merupakan ilmu dan peluang besar bagi para calon tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaan.