"Semua Balon yang mendaftar di PDIP sudah ada komitmennya. Kalau untuk Rusman tidak ada, karena komitmen yang lalu belum dipenuhi," ungkapnya.

Sebenarnya persoalan surat itu menjadi rahasia internal partai. Namun, karena telah viral di Media Sosial (Medsos), terpaksa Ia harus mengungkapkan secara keseluruhan apa yang menjadi alasan hingga DPC menerbitkan surat itu. 

"Alasannya seperti dalam surat itu, di antaranya Rusman semenjak terpilih menjadi Bupati Muna kurang lebih empat tahun, tidak menjalankan pemerintahan sesuai visi misinya saat kampanye 2015 silam. Kemudian, komitmen politik untuk menjalankan sikap dan program perjuangan partai tidak dilaksanakan atau jauh dari harapan sebagai petugas partai di eksekutif," bebernya.  

Soal nantinya surat 'sakti' itu diterima atau tidak, mantan anggota DPRD Muna itu menyerahkan sepenuhnya pada DPP.  

"Intinya, kami sudah menyampaikan apa yang menjadi aspirasi partai. Soal diterima atau tidak, tergantung DPP, " pungkasnya.