Tingkatan paling pertama adalah, anti terorisme. Dimana, telah ditekankan bahwa tidak boleh mengkafirmasi semua orang, menjaga keutuhan NKRI dan menjunjung tinggi pancasila.
"Jadi sejak dini pengurus, anggota Wahdah Islamiah telah diberikan pemahaman untuk menangkal faham radikalisme dan intoleransi," terangnya.
Menurut Kabid SD Dikbud Muna itu, radikalisme tidak berkenaan dengan ajaran agama. Karena, pergerakannya sering dikaitkan dengan aksi terorisme yang menghalalkan sebagai macam cara, agar tujuanya dapat terlaksana dengan instan.
"Kelompok radikalisme ini sangat bertentangan dengan sistem sosial yang ada, makanya dibutuhkan peran semua pihak untuk melakukan pencegahan," pungkasnya. (B)
Reporter: Sunaryo
