KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Dzulhijjah adalah puasa Arafah.

Melansir Suara.com - jaringan Telisik.id, kata Arafah sendiri diambil dari kata i’tiraf yang berarti pengetahuan. Di mana pada hari tersebut, umat Muslim mengetahui dan membenarkan Allah sebagai Al-Haqq, yaitu satu-satunya Tuhan yang harus disembah dan merupakan dzat Yang Maha Agung.

Sebagian ulama yang lain menyebut bahwa Arafah diambil dari kata Arafah yang artinya baru yang harum. Hal tersebut dikaitkan dengan orang-orang yang berhaji merupakan orang yang bertaubat kepada Allah dan mensucikan diri dari perbuatan dosa, termasuk saat umat Islam yang berhaji sedang wukuf di Arafah.

Sebagaimana kita ketahui, pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, umat Islam disunnahkan melaksanakan puasa Arafah, yang keutamaannya diantaranya adalah menghapus dosa selama dua tahun.

Puasa Arafah ini sangatlah dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.