Mengutip Suara.com, puasa Rajab dilaksanakan dengan mengacu pada riwayat dari Utsman bin Hakim Al Anshari, yang berbunyi:

Baca Juga: Kriteria Calon Pemimpin Menurut Al-Qur an

‘Saya bertanya pada Sa’id bin Jubair mengenai puasa Rajab, dan saat itu kami berada di bulan Rajab. Maka, ia pun menjawab, ‘Saya telah mendengar Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, ‘Dulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berpuasa hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan berbuka. Dan beliau juga pernah berbuka hingga kami berkata bahwa beliau tidak akan puasa.’.

Menurut Imam Al-Ghazali, puasa Rajab lebih baik dikerjakan di hari-hari utama, seperti ayyamul bidh di tanggal 13, 14, dan 15 bulan kamariah, atau hari Senin, Kamis, dan Jumat untuk memperoleh pahala yang lebih besar. (C)

Penulis: Haerani Hambali