Ditemui terpisah, salah satu karyawan apotek di Kasipute ikut membenarkan akan kelangkaan masker sejak beredarnya virus corona di Wuhan, Cina, beberapa bulan lalu.
Harga pembangambilan dari pihak distributor juga mengalami kenaikan sehingga penjualan pun meningat di atas 100%.
"Sebelumnya kami jual dua ribu rupiah perlembarnya, tapi setelah ada isu virus corona sejak bulan Januari lalu, kami sudah susah untuk mendapatkan dari distributor sehingga penjualan sekarang alami kenaikan yakni lima ribu perlembarnya," ucap Vina.
Baca Juga : Antisipasi Virus Corona, DPRD Kolut Panggil Dinas Terkait
Hajar Aswad mengingkatkan pada pedagang untuk tetap mengontrol harga penjualan dan tidak melakukan penimbunan.
