"Insya Allah tahun ini kita coba lihat lagi kebutuhan apa yang mereka butuhkan, dan kemungkinan kita akan support dengan bantuan pelaratan perahu karet," jelasnya.

Kata dia, pengelolaan objek wisata itu tidak mesti dimonopoli pemerintah daerah. Bahkan, ia sangat mengapresiasi jika seandainya ada pengusaha-pengusaha lokal yang mampu kembangkan salah satu objek wisata di Kolaka Utara.

"Apalagi kalau pemdes melalui BUMDes dapat mengelola satu objek wisata, tentu kita sangat support, selain menggerakan perekonomian warga, desa juga memiliki pendapatan. Dan itulah yang diinginkan pemerintah daerah," ujarnya.

Kabid Destinasi Wisata Dispar Kolaka Utara, Gunawan Arif merinci, berdasarkan 40 objek wisata yang tersebar di 15 kecamatan, baru tiga di antaranya yang telah dikomersilkan.

Untuk wilayah Kecamatan Wawo yakni wisata danau biru, pantai danau biru, gua danau biru, pantai Watutoru, wisata alam puncak gunung Mekongga, panorama alam gunung Tamborasi, dan pengembangan wisata tracking (desa wisata Tinukari).