Diketahui, berdasarkan data alokasi pupuk bersubsidi tahun 2020 sebanyak 7,15 juta ton atau mengalami penurunan jika dibandingkan dengan alokasi tahun 2019 yang sebesar 8,8 juta ton dan tahun 2018 yang mencapai 9,55 juta ton.

Selain itu, Nasim juga menyinggung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam menanggulangi dampak keberlanjutan COVID-19 terhadap perekonomian dalam negeri, khususnya bantuan bagi kalangan petani.

Baca juga: Jokowi Ungkap Indonesia Dapat Komitmen Pengadaan 290 Juta Vaksin

"Kita apresiasi bantuan yang diberikan Pak Jokowi ke pada para petani melalui program jaring pengaman sosial dan akses permodalan kerja serta bantuan non fiskal, seperti bibit, pupuk kepada petani," ucapnya.

Namun lanjut dia, akan sangat bagus apabila kebijakan program PEN, khususnya alokasi pupuk bersubsidi juga ditambah.