"Karena tanah ini sudah menjadi hibah, kami tidak bisa merombak total gedung-gedung yang ada. Kami hanya bisa melakukan pemeliharaan ringan agar gedung-gedung tersebut tetap layak digunakan," tambahnya.

Meski begitu, pihak panti tetap berharap agar pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat memberikan solusi untuk memperbaiki kondisi fasilitas panti.

"Jika suatu saat status tanah ini diserahkan kembali kepada kami, tentu kami akan sangat bersyukur. Bangunan yang ada memang sangat membutuhkan perbaikan agar dapat berfungsi secara optimal," harap Hadeli.

Di tengah keterbatasan fasilitas, Panti Sosial Asuhan Anak dan Bina Remaja tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak yang berada di bawah pengasuhan.

Baca Juga: Kubra II Futsal: Fasilitas Lengkap dan Nyaman untuk Olahraga di Kendari