ISTANBUL, TELISIK.ID - Korban gempa Turki rupanya masih bertambah. Jumlah korban tewas imbas gempa dahsyat magnitudo 7,8 Turki dan Suriah terus bertambah.

Mengutip dari Viva.co.id, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan keadaan darurat selama tiga bulan ke depan di 10 provinsi yang paling parah terkena dampak gempa. Erdogan menjelaskan alasan darurat agar bisa memastikan pekerjaan penyelamatan bisa dilakukan dengan cepat di Turki tenggara.

Dia mengatakan, langkah-langkah itu akan memungkinkan bantuan tenaga media dan logistik bisa masuk ke daerah yang terkena dampak parah. Keadaan darurat di Turki nanti akan berakhir tepat sebelum pemilu pada 14 Mei 2023.

Selain itu, untuk mencari korban gempa yang belum ditemukan, petugas penyelamat terus berusaha mencari korban. Salah satu yang paling heroik adalah menyelamatkan bayi yang baru saja lahir di puing-puing bangunan di Suriah. Bayi itu masih terikat tali pusat ibunya. Sayangnya, ibunya tewas tertimpa reruntuhan.

Baca Juga: Korban Gempa Turki Tembus 3.800 Orang