"Masyarakat Gaza merasa dijauhi, diasingkan, dan ditinggalkan," kata Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal Badan Pengungsi Palestina PBB.
Dilansir dari Cnbcindonesia.com, hingg Kamis (26/10/2023) pagi, Israel masih terus melakukan 'serangan' semalaman ke wilayah Gaza. Dari update terbaru bukan hanya serangan udara, semalaman tank-tank militer Israel dilaporkan mengambil bagian dalam "serangan yang ditargetkan" di Gaza utara.
Ini terjadi setelah Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan persiapan pasukan untuk invasi darat. Ia mengatakan akan menghancurkan Hamas.
"Semalam, IDF melakukan serangan yang ditargetkan menggunakan tank di Jalur Gaza utara, sebagai bagian dari persiapan untuk tahap pertempuran selanjutnya. Para prajurit keluar dari area tersebut setelah aktivitas selesai," tambahnya lagi.
Sejumlah media seperti Reuters dan AFP, juga menerbitkan rekaman bagaimana tank-tank itu melakukan serangan singkat di Jalur Gaza. Layanan radio tentara Israel menggambarkan serangan tersebut sebagai yang terbesar di darat untuk menghancurkan pejuang Hamas.
