Anam melanjutkan, pihaknya juga fokus pada upaya perbaikan pengelolaan anggaran pemilu, termasuk di antaranya mengenai peningkatan akuntabilitas.
“Ini sudah tahun 2023, tidak ada lagi namanya proses pengelolaan model tertutup. Semuanya harus terbuka, sampaikan realisasi secara rutin melalui platform media sosial KPU,” tegas pria kelahiran Pasuruan tersebut.
Baca Juga: Muhaimin Beri Sinyal Tambah Parpol Gabung KKIR
Sementara Sekretaris Nanik Karsini mengatakan, stakeholder keuangan perlu meningkatkan soliditas tim dalam mengelola anggaran.
“Sekretaris, pejabat pembuat komitmen, dan bendahara harus satu kesatuan langkah atau visi. Tidak boleh melampaui kewenangan dan harus berjalan di koridor masing-masing,” pesan Nanik. (B)
