Temuan-temuan tersebut yakni alat salat, busa penahan panas, komponen pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, oli untuk melumasi periskop, dan solar.
Meski telah dinyatakan subsunk, tetapi TNI belum bisa memastikan bagaimana kondisi terkini 53 awak KRI Nanggala-402.
"Kita tidak bisa melihat sampai bagaimana korban dari tadi yang disampaikan dengan hanya ini (bukti otentik) karena belum ketemu untuk salah satu korban, jadi kita tidak bisa menduga-duga seberapa kondisi korban dan sebagainya," tutur Yudo.
Baca juga: Ini Kisah UAS Taaruf dengan Fatimah Az Zahra, Santri Gontor Ngawi
Mengenai persediaan oksigen di dalam kapal selam, KSAL mengatakan ada dua kemungkinan.
