Baca Juga: Polisi Periksa Ayah Bocah Perempuan Korban Dugaan Malpraktik di Rumah Sakit
"Iya, sudah benar itu. Bripka AS langsung yang menerima racun sianida itu," ungkapnya.
Ketika dipertanyakan mengenai luka di bagian kepalanya dan adanya dugaan dibunuh, Kapolres Samosir membeberkan sejumlah pembelaan.
"Jika Bripka AS diduga dibunuh, pastinya ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Misalnya, sianida itu dipaksa agar diminum, pasti Bripka AS melakukan perlawanan dan ada tanda kekerasan," tuturnya.
Ketika dipertanyakan adanya luka memar di bagian kepala Bripka Arfan Saragih, Kapolres Samosir membantah adanya penganiayaan.
